Natal & Sahabat Semua Orang

25 December 2019 1 By admin

Lilin dan nyanyian malam kudus bersenandung saat perayaan malam natal hari ini. Sejenak umat kristiani di ajak kembali mengingat bagaimana sang bayi yang lahir ke dunia dengan kesederhanaan dengan balutan kain di tempat yang jauh dari kata layak. Demikian semua orang bersukacita dengan segala masalah yang mungkin tengah di hadapinya.

Tema Natal nasional kali ini adalah ‘Hidup Sebagai Sahabat Semua Orang Dengan Kesederhanaan’. Sebuah kalimat yang mudah di ucapkan tetapi sulit dilakukan terlebih lagi ditengah masalah setiap pribadi atau individu dengan individu lainnya.

Bersahabat memiliki arti lebih dari sekedar berteman semata. Tingkat memahami dan kesabaran dalam kta sahabat jauh lebih tinggi dari sekedar berteman, seorang sahabat tidak akan meninggalkan sahabatnya hanya karena perbedaan. Sahabat sejati memiliki prinsip untuk sepakat untuk tidak bersepakat. Sahabat juga tidak mudah untuk tersinggung atau istilah trendnya adalah ‘baper’ (bawa perasaan). Ia akan hadir terus dalam susah maupun senang.

Sebagai kaum minoritas di negeri ini tentu umat kristiani dituntut jauh lebih sabar dan menjadi sahabat bagi semua orang apalagi terhadap sahabat mayoritas. Friksi dengan umat lainnya harus ditekan sebagaimana seorang sahabat bertindak pada sahabatnya. Tidak mudah memang, karena friksi itu terkadang menyakitkan hati. Tetapi inilah yang menjadi tantangan dan Natal kali menyorotinya. Semoga seluruh umat kristiani dapat memahami dan menjalaninya dalam kehidupan sehari-hari.